Archive for February, 2008

martabak manis vs terang bulan

Martabak telor. Kenapa enak? Apapun alasannya, saya tidak tahu. Boro boro cara membuatnya.. (karena melibatkan piringan bulat-yang-meningatkan-saya-pada-mata-kuliah-antenna, yang digunakan untuk membuat adonan tersebut)

Martabak telor

(gambar : sini)

Malam ini, pikiran saya mengawang ngawang kepada masa muda saya. Masa muda ketika saya memandang rembulan yang hampir tertutup rimbunan awan berwarna biru pekat, dan ketika ibu saya tiba tiba memanggil saya dan menawari saya adonan dari toko Holland. Terang bulan, itu nama adonan bercampur kachangk yang dibawakan oleh ibu saya.

Ketika saya menuntut ilmu di  Bandung, bibi di kosan saya menawari saya suatu adonan bercampur khacangk. Menurut beliau , rasanya manis, tampilannya indah, dan nama masakan tersebut sudah beken di Bandung. Martabak manis.. Kata kata yang terus terngiang ngiang di girus girus otak saya. Di antara padang rembulan kekacauan yang menimpa kalbu saya, saya buka tutup kardus mungil tersebut. (mencoba menggunakan kata kata puitis layaknya si abang Andrea Hirata.. oke ga :mrgreen: ?)

Dan voilla..

(koq yang muncul terang bulan?.. katanya martabak manis.. piye toh?)

*mohon ada orang bijak yang bisa menyadarkan saya akan kecengokan saya ini*

11 comments February 12, 2008


Contact me

Recent Posts

Blogroll

Archives

Komen Bocah2

dansat on Protected: Surat Cinta untuk t…
vanya2v on Protected: Surat Cinta untuk t…
daniel rudolf andri … on Permohonan Doa
daniel rudolf andri … on Permohonan Doa
daniel rudolf andri … on Permohonan Doa