Archive for September, 2008
The workstation
4 comments September 21, 2008
Untitled
“I thought the purpose of education was to learn to think for yourself. “
DEAD POETS SOCIETY
1 comment September 12, 2008
When to stop
Menurut Anda, kapankah waktu yang tepat untuk berhenti berusaha?
Ambil contoh, apabila Anda sedang berlatih soal penjumlahan matematika. Sudah 100 soal yang Anda kerjakan, tetapi Anda masih belum bisa menemukan “soul” dan pemahaman dari penjumlahan itu. Masih saja tidak memahami, dan membuat kesalahan yang sama. Apakah 100 soal adalah indikator bahwa lebih baik Anda berhenti? Lebih baik beralih ke hal lain yang lebih masuk akal, ataukah justru terus berusaha , sampe 1.000? 10.000 ? atau justru 10 xxx..
3 comments September 10, 2008
Why blog?
Akhir akhir ini saya menghabiskan waktu dengan mengikuti kursus bahasa Inggris. Setiap minggu, pengajar saya selalu memberikan suatu pekerjaan rumah berupa essay yang *diharapkan* dikumpulkan keesokan minggunya. Saya selalu berusaha dengan rajin
mengerjakan setiap essay yang diberikan tersebut. Namun, semakin banyak berlatih dan semakin banyak membuat tugas tugas tersebut, saya menjadi semakin berpikir bahwa menulis itu memang.. sukar!
Sukar? Ya begitulah. Saya merasa kesulitan apabila saya harus menjabarkan ide yang ada di pikiran saya ke dalam bentuk tulisan. Proses evaporasi dari air misalnya, hal yang sebetulnya sudah diajarkan ketika kita menginjak bangku SMA. Akan jauh lebih mudah bagi saya untuk menjelaskan proses evaporasi ke dalam bentuk diagram alir. Sederhana,tidak menyita waktu, dan ga pake ribet. Tetapi, tuntutan dari pengajar saya untuk menyajikan proses tersebut ke dalam tulisan (berbahasa inggris pula) membuat saya menjadi tertegun..
Berlatih menulis bukan suatu hal yang semudah berlatih listening, reading, maupun speaking. Apabila kita ingin melatih aspek listening, kita dapat dengan mudah mengambil film yang disimpan di rak DVD, dan mematikan subtitle ketika menontonnya. Begitu pula dengan melatih reading. Ambil koran Jakarta Post ataupun buku buku novel luar Sci-Fi, baca sambil ketawa ketiwi pun jadi.. Bagaimana dengan speaking? tinggal komat kamit di kamar mandi atau di depan kaca ataupun skype-an dengan orang bule, jadilah..(yah, mungkin tidak sesederhana siy..)
Jadi, bagaimana cara menulis suatu karangan dalam bahasa Inggris? menurut saya, blog adalah salah satu jawabannya. Saya suka membaca blog (reading exercise?) orang Indonesia yang menggunakan bahasa Inggris.. (misalnya ini) dan berharap bahwa suatu saat saya bisa menulis dengan runtutan kata seperti itu.
Untuk sementara, saya tidak sering mempublish tulisan dalam bahasa Inggris karena saya memang sedang melatih ketrampilan saya untuk mengemukakan pikiran ke dalam bahasa Indo.. Yah, mudah2an semakin sering saya menulis, akan semakin meningkatkan kemampuan saya dalam menterjemahkan baris2 pikiran saya ke dalam bentuk tulisan .. *baru nyadar, kayanya kinerja saya dalam mengerjakan tugas akhir juga menurun.. karena sekarang sedang mencapai tahap menulis
*
-bahkan mas bart pun lebih jago ketika menulis daripada saya-
1 comment September 4, 2008

